Tampilkan postingan dengan label Gempa Bumi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gempa Bumi. Tampilkan semua postingan

Gempa Bumi di Sumatra Hari Ini dan Arsip Kejadian Beberapa Tahun yang Lalu

Diposting oleh Wahyu Winoto, S.Pd.


Baru-baru ini tepatnya tanggal 11 April 2012 terjadi gempa bumi di sekitar Samudera Hindia sebelah barat Sumatera Barat dan Aceh. Menurut BMKG konon kabarnya gempa tersebut berkekuatan 8,5 skala richter dan berpotensi terjadi tsunami, untuk itulah para warga diminta menyelamatkan diri dan menjauhi sekitar wilayah pantai.

Nah, masih terkait dengan berita tersebut ternyata gempa bumi bukan hanya sekali dua kali saja terjadi di wilayah Sumatera, berikut ini saya memiliki beberapa catatan gempa bumi di Sumatera selama beberapa tahun terakhir.

1. Gempa bumi Sumatra 2005

Gempa bumi Sumatra 2005 terjadi pada pukul 23.09 WIB pada 28 Maret 2005. Pusat gempanya berada di 2° 04′ 35″ U 97° 00′ 58″ T, 30 km di bawah permukaan Samudra Hindia, 200 km sebelah barat Sibolga, Sumatra atau 1400 km barat laut Jakarta, sekitar setengah jarak antara pulau Nias dan Simeulue. Catatan seismik memberikan angka 8,7 skala Richter (BMG di Indonesia mencatat 8,2) dan getarannya terasa hingga Bangkok, Thailand, sekitar 1.000 km jauhnya [1].

2. Gempa bumi Sumatera, Maret 2007

Gempa bumi Sumatera Barat Maret 2007 adalah serangkaian gempa bumi berkekuatan 5,8-6,4 skala Richter yang melanda sejumlah kabupaten di provinsi Sumatra Barat, Indonesia pada 6 Maret 2007 mulai pukul 10:49 WIB. Guncangan gempa terasa hingga ke Singapura dan Malaysia. Sampai tanggal 7 Maret 2007 korban meninggal akibat gempa ini dilaporkan sebanyak 52 orang.
United States Geological Survey (USGS) mencatat terjadi dua gempa berkekuatan masing-masing 6,4 dan 6,3 skala Richter berselang sekitar dua jam. Gempa kedua terjadi pada koordinat 0,490° LS, 100,529° BT pada kedalaman 30 km, pada jRangkaian gempa

United States Geological Survey (USGS) mencatat terjadi dua gempa berkekuatan masing-masing 6,4 dan 6,3 skala Richter berselang sekitar dua jam. Gempa kedua terjadi pada koordinat 0,490° LS, 100,529° BT pada kedalaman 30 km, pada jarak 55 km timur laut Padang. Sembilan jam kemudian USGS mencatat gempa ketiga pada koordinat 0.287° LS, 100.605° BT. Intensitas gempa susulan ini lebih rendah, dengan magnitudo 4,9.

Badan Meteorologi dan Geofisika melaporkan tiga kali gempa. Gempa pertama berkekuatan 5,8 pada skala Richter terjadi di koordinat 0,480° LS, 100,370 BT pada kedalaman 33 km dengan lokasi 19 km selatan Kota Bukittinggi.Gempa kedua berkekuatan 5,8 SR pada koordinat 0,5 LS dan 100,4 BT di sebelah barat daya Batusangkar, terjadi pukul 10.49. Gempa ketiga, dengan pusat gempa tak jauh dari gempa sebelumnya, memiliki koordinat 0,5 LS dan 100,5 BT berkekuatan 5,8 SR pada pukul 12.49.

3. Gempa bumi Sumatera, 22 agustus 2009

Gempa Bumi 5,1 SR Guncang Sumatera Barat.Gempa bumi tektonik berkekuatan 5,1 skala Richter (SR) terjadi di Sipura Mantawai, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Sabtu pukul 01.48 WIB. Informasi yang diperoleh dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Sabtu menyebutkan, gempa yang tak berpotensi menimbulkan tsunami itu terjadi pada episentrum 1,53 lintang selatan (LS) dan 99,81 bujur timur (BT).

Gempa tersebut terjadi pada kedalaman 10 km dengan pusat berada di 77 km timur laut Sipura. Sebelumnya pada pukul 00.06 WIB daerah itu juga diguncang gempa berkekuatan 5,0 SR yang terjadi pada episentrum 1,59 LS dan 99,81 BT.

Pusat gempa berada di 71 km timur laut Sipura Mentawai, Sumbar, pada kedalaman 10 km. Gempa bumi juga terjadi di Maluku pada pukul 00.52 WIB dengan kekuatan 5,1 SR, pada episentrum 7,54 LS dan 128,78 BT. Gempa tersebut terjadi pada kedalaman 182 km dengan pusat berada di 286 km barat laut Saumlaki.

4. Gempa bumi Sumatera, 30 September 2009

Gempa Bumi Sumatra Barat Padang , Pariaman Sampai Sibolga , Gunung Sitoli , Bengkulu, Bukit Tinggi, Tapanuli Selatan, Muko-Muko , Liwa ,Duri - Riau dan Pekan Baru

Gempa bumi Sumatra Barat menjadi gempa bumi kesekaian kali pada tahun 2009 ini. setelah sebelumnya gempa bumi jawa barat. Tanggal 30-Sep-09 pukul 17:16:09 WIB Indonesia kembali berduka, gempa bumi dengan kekuatan 7.6 SR di sekitar 57 km arah BaratDaya PARIAMAN-SUMBAR (0.84 LS - 99.65 BT ) pada kedalaman 71 Km kembali mengguncang sumatra barat.

Gempa bumi dasyat itu menurut BMG dirasakan dengan kekuatan VI-VII MMI di Padang; IV MMI di Sibolga dan Gunung Sitoli; III-IV MMI di Bengkulu, Bukit Tinggi, Tapanuli Selatan, Muko-Muko dan Liwa; II-III MMI di Duri - Riau dan Pekan Baru sedangkan di Jakarta tercatat sebesar II MMI.

Satkorlak seperti dilansir metronews memperkirakan korban meninggal gempa bumi di sumatra barat ini mencapai 200 orang dan korban luka2 mencapai 500 orang. Sebuah bangunan i Jalan Proklamasi yang biasa digunakan untuk bimbingan belajar rusak parah sekitar 11 orang terjebak.

Gempa bumi sumatra barat ini juga memutuskan jalan di wilayah Sicincin sehingga lumpuh total. Bantuan obat2an dan uang tunai sangat dibutuhkan saat ini.

Data dari Pusat Informasi Bencana Gempa Sumatera Barat sampai Kamis (1/10) pukul 17.38, korban meninggal dunia tercatat 369 orang, dan korban luka berat tercatat 87 orang. Meski demikian, jumlah korban dapat terus bertambah.

Raungan sirene ambulans pun masih terdengar nyaring di Kota Padang meski kini mulai senja. Jumlah korban juga berpotensi bertambah banyak lagi dari temuan-temuan korban di Kota Pariaman. Namun hingga kini, sebagaimana dikatakan Wakil Gubernur Sumatera Barat Marlis Rahman, masih belum ada kabar mengenai kondisi pascagempa di Kepulauan Mentawai.

Sebelumnya, Presiden SBY, seusai rapat terbatas dengan sejumlah menteri dan pemerintah daerah setempat, meminta pencarian korban yang tertimbun terus dilakukan untuk menyelamatkan sebanyak mungkin orang. Presiden meminta pencarian tidak berhenti sampai dua minggu saja.

Sumber: Arsip catatan pribadi dan dari beberapa sumber di Internet.

More aboutGempa Bumi di Sumatra Hari Ini dan Arsip Kejadian Beberapa Tahun yang Lalu

Cara Memantau Pusat Gempa (Melalui Internet)

Diposting oleh Wahyu Winoto, S.Pd.


Gempa bumi mengguncang kawasan padang, Sumatera Barat kemarin sore. Dengan kekuatan goyang 7,6 pada skala Richter itu telah banyak menelan korban dan meruntuhkan ratusan gedung, mungkin ribuan terhampar disana ratusan korban meninggal dan sisa nya luka luka.

Mendengar hal itu a jadi bpikir, bgaimana seandainya kita dapat memantau gempa sambil asik main Facebook. dan setelah bberapa kali browsing a dapatkan info menarik dari situs resmi Mozilla Firefox, mereka telah mengembangkan sebuah tools yg dapat digunakan untuk memantau Gempa Bumi dari seluruh dunia secara online. Pengguna internet tidak perlu menunggu lama untuk mengetahui di mana gempa sedang terjadi. Cukup memanfaatkan sebuah add on gratis untuk browser Mozilla Firefox.

Add on firefox bernama eQuake Alert memungkinkan para pengguna Mozilla Firefox untuk mengetahui di mana gempa sedang terjadi. Kerennya pemantau gempa online eQuake Alert tidak hanya untuk wilayah Indonesia, eQuake juga memantau aktivitas gempa di seluruh dunia.

Add on firefox pemantau gempa eQuake alert akan menginformasikan kepada kita jika sedang terjadi gempa, lengkap dari tanggal kejadian, lokasi maupun besarnya skala Richter gempa tersebut. Uniknya lagi, jendela browser akan bergoyang seketika saat gempa baru saja terjadi.

Untuk dapat menggunakan aplikasi ini pun cukup mudah, layaknya add on firefox lainnya pengguna hanya perlu mengunduhnya melalui situs resmi Mozilla. Setelah diunduh, restart browser untuk mengaktifkan add on tersebut.

Baru saja saya install di komputerku dan langsung bekerja, terbukti dengan terdeteksinya gempa bumi 4,7 skala Richter di Guatemala.

Berikut ini a tuliskan cara install add ons tersebut:

- Jalankan mozilla firefox (misal sambil buka facebook)
- Klik pilihan menu "Tool - Add Ons" (di bagian atas, didekat menu Help)
- Akan muncul kotak, pastikan km ada pd kolom Add-Ons, kemudian tuliskan "eQuake alert" pada kotak Search/Pencarian, trus ENTER.
- Setelah proses pencarian Add-Ons selesai, Klik Install Add-Ons.
- Setelah itu restart Firefox.

Oya, kamu bisa juga atur waktu, intnsitas gempa, dll.
(klik kanan pd tulisan penunjuk lokasi gempa tersebut, dan atur sendiri terserah kamu).

Selamat mencoba.

***

More aboutCara Memantau Pusat Gempa (Melalui Internet)

Ciri-Ciri Akan Terjadinya Gempa dan Tsunami

Diposting oleh Wahyu Winoto, S.Pd.


Ada beberapa ciri-ciri yang dapat terlihat jika akan terjadi gempa bumi.

Beberapa ciri-ciri tersebut antara lain:

* Melihat ke langit

Kalau di langit kelihatan ada awan yang bentuknya seperti angin tornado atau seperti pohon atau seperti batang, bentuknya berdiri, itu adalah awan gempa yang biasanya muncul sebelum gempa terjadi.

Awan yang bentuknya aneh itu terjadi karena adanya gelombang elektromagnetis berkekuatan hebat dari dasar bumi, sehingga gelombang elektromagnetis tersebut 'menghisap' daya listrik di awan, oleh karena itu bentuk awannya jadi seperti tersedot ke bawah. Gelombang elektromagnetis berkekuatan besar itu sendiri terjadi akibat adanya patahan atau pergeseran lempeng bumi.
Tapi memang belum tentu juga kalau ada awan seperti itu di langit berarti pasti akan ada gempa. Bisa saja memang bentuknya seperti itu. Ada baiknya untuk waspada.

* Coba diuji medan elektromagnetis di dalam rumah

- Cek siaran TV, apakah ada suara brebet-brebet ataukah tidak;
- Kalo ada mesin fax, cek apakah lampunya blinking biarpun lagi tidak transmit data;
- Coba minta orang lain mengirim fax ke kita, cek apakah teksnya yang diterima berantakan atau tidak;
- Coba matikan aliran listrik. Cek apakah lampu neon tetap menyala redup/remang-remang biarpun tak ada arus listrik.

Kalo tiba-tiba TV brebet-brebet, lampu fax blinking, padahal sedang tidak transmitting, teks yang kita terima berantakan dan neon tetap nyala biarpun tidak ada arus listrik, itu berarti memang sedang ada gelombang elektromagnetis luar biasa yang sedang terjadi tapi kasat mata dan tidak dapat dirasakan oleh manusia.

* Perhatikan hewan-hewan

Cek apakah hewan-hewan seperti "menghilang", lari atau bertingkah laku aneh/gelisah. Insting hewan biasanya tajam dan hewan bisa merasakan gelombang elektromagnetis.

Nah kalau tiga tanda-tanda itu ada atau terlihat dalam waktu bersamaan, segeralah bersiap-siap untuk evakuasi.

Tiga tanda tersebut kemungkinan besar menunjukkan memang akan ada gempa berkekuatan besar.

Walaupun demikian, adanya awan gempa yang bentuknya aneh itu, tetap tidak bisa memastikan kapan gempa terjadi. Oleh karena itu jangan tunggu-tunggu lagi, sebisa mungkin langsung melakukan tindakan penyelamatan diri untuk menghindari hal-hal yang paling buruk.

* Waspada Tsunami

Kalau skala gempanya besar dan episentrumnya terletak di laut, kita harus selalu "aware" akan datangnya gelombang tsunami. Tingginya gelombang bisa puluhan meter, bisa juga hanya dua meter. Tapi biarpun hanya dua meter, gelombangnya tidak main-main. Kekuatannya dahsyat (seperti tidak habis-habis) dan tekanannya bisa mencapai 190 kilogram.

Beberapa tanda akan terjadi gelombang tsunami adalah laut tiba-tiba menyurut dan burung-burung laut terbang dengan kecepatan tinggi ke arah daratan.

Kalau melihat dua tanda seperti itu, langsung selamatkan diri ke daerah yang lebih tinggi. Tapi kalau tidak sempat lari sementara tsunami sudah di depan mata, jangan berlindung di balik bangunan yang terbuat dari tembok/beton, karena bisa hancur dan malah membahayakan orang yang berlindung. Sebisa mungkin berlindung di balik daerah rimbunan (pohon, tanaman, semak-semak, rawa). Karena kekuatan gelombang jadi terpecah dan tidak memusat kalau membentur semak.

Ciri Gejala Akan Terjadinya Gempa dan Tsunami ini disarikan dari berbagai sumber

More aboutCiri-Ciri Akan Terjadinya Gempa dan Tsunami